Komisi III DPR Restui Naturalisasi Shayne Pattynama

Komisi X DPR menyetujui naturalisasi Shayne Pattynama yang diproyeksi menjadi calon pemain Timnas Indonesia.
Jakarta, CNN Indonesia

Komisi III DPR RI menyetujui naturalisasi Shayne Pattynama dalam Rapat Kerja dengan Kemenkumham dan Kemenpora RI, Rabu (9/11).

Pimpinan Rapat Kerja Adies Kadir menyatakan Shayne memenuhi syarat naturalisasi. Beberapa pertimbangan yang disampaikan oleh PSSI terhadap pemain asal Belanda itu juga dinilai prospektif untuk Timnas Indonesia.

“Komisi III menyetujui pemberian Kewarganegaraan RI atas nama Shayne Elian Jay Pattynama untuk selanjutnya diproses sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” kata Kadir.

Selanjutnya Shayne Pattynama tinggal menunggu Surat Keputusan Presiden untuk kemudian diambil sumpah WNI di Kemenkumham. Status Shayne sama seperti dua calon pemain naturalisasi lainnya, Jordi Amat dan Sandy Walsh.

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan atau Iwan Bule berharap tiga calon pemain naturalisasi sudah bisa bergabung dengan Timnas Indonesia di Piala AFF 2022 pada Desember mendatang.

Tiga calon pemain naturalisasi yang dimaksud Iwan adalah Sandy Walsh, Jordi Amat, dan Shayne Pattynama. Ketiga pemain keturunan Indonesia itu masih dalam proses naturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).

Iwan berharap, proses naturalisasi ketiga pemain itu bisa selesai bersamaan. Sebab PSSI hanya punya waktu hingga 20 November dalam pendaftaran pemain untuk Piala AFF 2022.

“Kita berharap sama-sama [selesai prosesnya] biar bisa sekaligus. Mereka bertiga adalah pemain belakang yang disiapkan untuk mem-backup barisan belakang. Tiga-tiganya pas sesuai dengan analisis STY. Kami akan berkomunikasi dengan Kemenkumham agar tiga-tiganya bisa sekaligus,” kata Iwan, Selasa (8/11).


Iwan menyampaikan, pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong memasukkan nama Sandy, Jordi, dan Shayne ke dalam rencana skuad Garuda di Piala AFF 2022. Karena itu PSSI mengusahakan proses naturalisasi bisa segera rampung.

“STY sudah melakukan simulasi dengan saya di barisan belakang Timnas. Kita harapkan [bisa main di AFF] karena sekarang tanggal 8 [November], masih ada satu bulan ya. Kalau bisa sudah ada sumpah. Mudah-mudahan tanggal 15 [November] sudah selesai dan mereka bisa segera bermain dan menjadi bantuan untuk timnas kita terutama untuk membendung serangan lawan,” ujar Iwan.

[Gambas:Video CNN]

(ikh/jal)






Sumber: www.cnnindonesia.com