Dapat Kontrak Lalu Juara UFC

Petarung asal Indonesia, Jeka Saragih mengaku ingin menyampaikan pesan kepada Presiden RI Joko Widodo soal kampung halamannya.
Jakarta, CNN Indonesia

Petarung asal India Anshul Jubli menegaskan ambisinya untuk dapat kontrak dan jadi juara UFC di masa depan jelang lawan Jeka Saragih.

Jubli dan Jeka Saragih akan bertemu di final Road to UFC pada Februari 2023. Keduanya melangkah ke partai puncak usai mengalahkan lawan masing-masing di semifinal.

Jubli menang berkat split decision usai bertarung sengit selama tiga ronde atas petarung Korea Selatan, Kyeng Pyo Kim. Sedangkan Jeka Saragih mengukir torehan yang lebih impresif karena menang KO atas Ki Won Bin di ronde pertama.

Meski harus menang dengan susah payah, semangat Jubli tak surut untuk mengamankan kontrak dari UFC. Caranya tentu dengan mengalahkan Jeka Saragih di final Road to UFC yang akan berlangsung di Korea Selatan.

“Ini pertama kali saya bertarung di octagon UFC. Saya bangga mewakili India. Banyak petarung sangat bagus, mungkin mereka sama bagusnya dengan petarung UFC dalam beberapa tahun ke depan,” ujar Jubli usai pertarungan melawan Pyo Kim di Youtube UFC.


“Ada begitu banyak ekspektasi, bukan hanya soal pertarungan ini. Rencana saya adalah memenangkan kontrak ini, masuk ke UFC, bersiap untuk pertarungan 10 besar dan akhirnya menjadi juara UFC,” ia melanjutkan.

Jubli yang memiliki julukan Kings of Lions punya rekor pertarungan yang terbilang menawan. Berdasarkan data tapology.com, petarung berusia 27 itu mengukir tujuh kemenangan beruntun dan belum sekalipun menelan kekalahan.

Dari tujuh kemenangan tersebut, enam di antaranya dibukukan Jubli saat bertarung di ajang profesional seni beladiri campuran ini.

[Gambas:Video CNN]

(jal/jun)





Sumber: www.cnnindonesia.com