Bagnaia Wujudkan Mimpi Valentino Rossi di MotoGP

Pecco Bagnaia sukses mewujudkan mimpi Valentino Rossi, yaitu menjuarai MotoGP dengan sepeda motor pabrikan Italia.
Jakarta, CNN Indonesia

Pecco Bagnaia sukses mewujudkan mimpi Valentino Rossi, yaitu menjuarai MotoGP dengan sepeda motor pabrikan Italia.

Pecco Bagnaia resmi menjuarai MotoGP 2022 meski finis di posisi kesembilan dalam MotoGP Valencia, Minggu (6/11). Bagnaia memastikan gelar pertamanya usai memimpin klasemen akhir pembalap dengan 265 poin.

Bagnaia menjadi pembalap Italia pertama sejak 2009 saat Valentino Rossi juara MotoGP. Pembalap 25 tahun itu juga menjadi penunggang Ducati pertama yang juara MotoGP sejak Casey Stoner pada 2007 silam.

Rekor yang paling menakjubkan adalah untuk pertama kalinya sejak 50 tahun, ada pembalap Italia dengan motor pabrikan Italia yang menjuarai kelas premier. Terakhir kali terjadi adalah ketika Giacomo Agostini juara kelas 500cc pada 1972.

Valentino Rossi sejatinya pernah bertekad meniru Agostini saat bergabung dengan Ducati pada 2011. Namun, pilihan The Doctor justru berbuah pahit.

Karier Rossi justru merosot bersama Ducati. Koleksi gelar juara dunianya tak bertambah.

Performa motor Ducati bersama Rossi saat ini tidak kompetitif. Rossi bahkan kesulitan untuk sekadar merebut posisi podium di dua musim yang ia jalani bersama Ducati. The Doctor pun akhirnya kembali ke Yamaha hingga akhirnya pensiun di akhir musim MotoGP 2021.

Ducati sendiri terus berusaha mengembangkan diri sepeninggal Rossi. Ducati mulai jadi motor yang kompetitif lewat kepiawaian Andrea Dovizioso.

Dovizioso sempat jadi pesaing utama Marc Marquez dalam beberapa musim namun Dovizioso tidak pernah benar-benar sukses memenangkan gelar juara dunia.

Bagnaia lalu hadir sebagai pembalap pabrikan Ducati sejak 2021 setelah sebelumnya membela tim Pramac.

Pilihan Ducati pada Bagnaia terbukti tepat. Setelah jadi runner up di musim perdana, Bagnaia mampu jadi juara dunia MotoGP 2022.

Tak ayal Bagnaia mendapat perhatian khusus dari Rossi. Kebanggaan Rossi ditunjukkan melalui unggahan di Instagram.

“Bravo Pecco. Ini adalah hari Minggu yang fantastis,” kata Rossi.


Kegembiraan Rossi bukan tanpa alasan. Sebab, Pecco pernah menimba ilmu di akademi milik Rossi, VR46 saat masih 16 tahun.

Ketika Pecco menjuarai MotoGP bersama Ducati, Pecco bagai mewakili mimpi besar Rossi yang bertekad juara MotoGP bersama sepeda motor Italia.

[Gambas:Video CNN]

(ikh/ptr)









Sumber: www.cnnindonesia.com